Panduan

25 Oktober 2007 pada 9:48 am | Ditulis dalam RUANG GURU | Tinggalkan Komentar

sosiologi.pdf

Penjelasan Aliran dan Kelas Sosial Sudah tidak Memadai

22 Oktober 2007 pada 1:31 pm | Ditulis dalam BAHAN AJAR K.11 | Tinggalkan Komentar

Dr. Saiful Mujani:

Sudah puluhan tahun ilmuwan sosial Indonesia setia memakai kategori aliran dan kelas sosial yang diusung Clifford Geerzt guna menjelaskan perilaku politik masyarakat kita. Selama itu pula, kita nyaris tidak punya penjelasan lain yang cukup kokoh untuk memotret perilaku politik kita sendiri. Kini penjelasan itu muncul. Pengusungnya adalah Dr. Saiful Mujani, ilmuwan politik jebolan Ohio State University, Amerika Serikat, yang kini banyak membantu kita dalam memahami gejala politik Indonesia mutakhir.

 

Sudah puluhan tahun ilmuwan sosial Indonesia setia memakai kategori aliran dan kelas sosial yang diusung Clifford Geerzt guna menjelaskan perilaku politik masyarakat kita. Selama itu pula, kita nyaris tidak punya penjelasan lain yang cukup kokoh untuk memotret perilaku politik kita sendiri. Kini penjelasan itu muncul. Pengusungnya adalah Dr. Saiful Mujani, ilmuwan politik jebolan Ohio State University, Amerika Serikat, yang kini banyak membantu kita dalam memahami gejala politik Indonesia mutakhir. Untuk lebih jauh mengenal ihwal penjelasan baru tentang perilaku politik masyarakat kita dalam tiga pemilu terakhir, Novriantoni dari KIUK berbincang-bincang dengan Direktur Riset Freedom Institute itu pada Kamis (23/09/2004). Berikut petikannya.

Bung Saiful, tulisan Anda di Tempo soal arah baru perilaku pemilih kita dalam tiga pemilu terakhir seolah-olah menegaskan “runtuhnya” penjelasan aliran dan kelas sosial yang pernah diusung Clifford Geerzt. Anda lalu memproklamasikan penjelasan baru, berupa faktor psikologis dan kalkulasi rasional pemilih atas partai dan calon presiden. Bisa Anda jelaskan lebih gamblang?

Penjelasan saya itu mungkin bisa disebut baru, sebab selama ini kita memahami politik, termasuk perilaku pemilih kita dengan mengaitkannya dengan dua penjelasan yang sudah purba itu (penjelasan Geerzt). Penjelasan purba itu melihat pentingnya soal aliran-dalam hal ini soal paham keagamaan dan kelas sosial-dalam menjelaskan perilaku pemilih. Paham itu sudah sangat lama dianut dan diyakini orang. Kitapun lalu melihat bahwa seolah-olah pengelompokan perilaku masyarakat kita dalam kehidupan politik banyak ditentukan oleh dua faktor tersebut.

Lanjutkan Membaca Penjelasan Aliran dan Kelas Sosial Sudah tidak Memadai…

LOVING YOU

19 Oktober 2007 pada 8:37 am | Ditulis dalam GALLERY | Tinggalkan Komentar

KAMU PENGEN IKUTAN GAK?

19 Oktober 2007 pada 3:27 am | Ditulis dalam GALLERY | 4 Komentar

scan20001.jpg

Asimilasi (sosial)

18 Oktober 2007 pada 11:39 am | Ditulis dalam BAHAN AJAR K.11 | 2 Komentar

Dari Wikipedia Indonesia


Asimilasi adalah pembauran dua kebudayaan yang disertai dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli sehingga membentuk kebudayaan baru. Suatu asimilasi ditandai oleh usaha-usaha mengurangi perbedaan antara orang atau kelompok. Untuk mengurangi perbedaan itu, asimilasi meliputi usaha-usaha mempererat kesatuan tindakan, sikap, dan perasaan dengan memperhatikan kepentingan serta tujuan bersama.

Hasil dari proses asimilasi adalah semakin tipisnya batas perbedaan antarindividu dalam suatu kelompok, atau bisa juga batas-batas antarkelompok. Selanjutnya, individu melakukan identifikasi diri dengan kepentingan bersama. Artinya, menyesuaikan kemauannya dengan kemauan kelompok. Demikian pula antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain.

 

Syarat asimilasi

Asimilasi dapat terbentuk apabila terdapat tiga persyaratan berikut.

  • terdapat sejumlah kelompok yang memiliki kebudayaan berbeda.
  • terjadi pergaulan antarindividu atau kelompok secara intensif dan dalam waktu yang relatif lama.
  • Kebudayaan masing-masing kelompok tersebut saling berubah dan menyesuaikan diri.

Lanjutkan Membaca Asimilasi (sosial)…

BSPN Susun Parameter Baru Kelulusan Siswa

17 Oktober 2007 pada 11:38 am | Ditulis dalam RUANG GURU | Tinggalkan Komentar

 

Unas Bukan Momok Lagi
Tahun depan, ujian nasional (unas) bukan lagi satu-satunya penentu kelulusan. BSNP telah menyusun empat faktor yang harus dijadikan pertimbangan bagi sekolah untuk menentukan selesainya masa studi siswa.
———–

PENOLAKAN kalangan akademis terhadap pemberlakuan ujian nasional sebagai satu-satunya penentu kelulusan siswa mulai membuahkan hasil. Pada 2007 mendatang, pemerintah akan memasukkan sejumlah faktor penentu lain yang mendamping unas.

Saat ini, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah mengusulkan kepada Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) tentang parameter lain tersebut. “Kami ingin menghilangkan opini masyarakat bahwa ujian nasional adalah sesuatu yang menakutkan,” kata Suharsono, Sekretaris BSNP.

Lanjutkan Membaca BSPN Susun Parameter Baru Kelulusan Siswa…

Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.